Saya adalah siswa baru SMK Negeri 8 Semarang Kompetensi Keahlian Multimedia. Semenjak saya menempuh ilmu di Multimedia sangat tertarik untuk membuat blog yang bagus dan dinikmati oleh banyak orang. Blog ini berawal dari tugas pertama saya dari guru untuk bisa mengikuti pelajaran beliau. Ternyata benar kata guru saya, ngeblog itu mengasyikkan

Pages

Senin, 12 Maret 2012

PENANGANAN LIMBAH

Limbah adalah buangan yang dihasilkan dari suatu proses produksi baik industri maupun domestik(rumah tangga). diaman ada masyarakat disana berbagai jenis limbah akan dihasilkan. ada sampah organik maupun on organik, ada air dari WC(black water)
Beberapa faktor yang mempengaruhi kualitas limbah adalah
a.volume limbah
b.kandungan bahan pencemar
c.frekuensi pengolahan dan penanganan limbah
Pada dasarnya pengolahan dan penanganan limbah dapat dibedakan menjadi dua, yaitu
a.pengolahan menurut tingkat perlakuan
b.pengolahan menurut karakteristik limbah


A. PENANGANAN LIMBAH AIR

proses pengolahan limbah cair telah dikembangakan sangat beragam, salah satu penanganan nya dengan isntalasi pengolahan air limbah (IPAL) IPAL meupakan sebutan bagi fasilitas pengolahan limbah cair limbah yang dibuang masyarakat industri. IPAL digunakan untuk mengolah limbah cair melalui berbagai proses untuk menghilangkan atau mengurangi bahan bahan pencemar (polutan) yang terkandung dalam limbah sehingga tidak melebihi baku mutu.


Proses Pengolahan IPAL dikelompokan sebagai berikut
1. pengolahan primer (primary treatment)
tahap pengolahan primer limbah cair dilakukan secara fisika
a. pertama, limbah yang mengalir melalui saluran pembuangan disaring mengunakan jeruji saring (bar screen) yang sering disebut sebagai penyaringan (screening) selanjutnya limbah yang telah disaring disalurkan ke suatu tangki atau tempat penampung yang berukuran relatif sangat besar
b. pengendapan,metode ini digunakan pada saat proses pengolahan primer limbah cair, didalam tangki tadi limba cair didiamkan agar partikel partikel padat yang tersuspeensi dalam air limbah dapat mengedap dalam tangki. endapan partikel akan membentuk lumpur kemudian dipisahkan dari air limbah kesaluran lain untuk diolah lebih lanjut
c.pengapungan (flotation)
digunakan untuk menyingkirkan polutan berupa minyak atau lemak. proses pengapungan meggunakan sebuah alat yang dapat menghasilkan gelembung gelembung udara berukuran kecil. gelembung udara akan membawa partikel partikel minyak dan lemak ke permukaan air limbah sehingga disingkirkan


2. pengolahan sekunder
pengolahan sekunder dilakukan secara biologi, yaitu melibatkan mikoorganisme yang dapat mengurai bahan organik. makroorganisme yang digunakan adalah bakteri aerob.
tiga metode pengolahan secara biologis umum digunakan yaitu metode penyaringan dengan tetesan (trickling filter) metode lumpur aktif (activated sludge) dan metode kolam perlakuan ( treatment ponds/lagoons)
a. metode trickling filter
bakteri aerob digunakan untuk mendegrsi bahan organik yang melekat pada suatu lapisan media kasar,yang disemprotkan ke permukaan media dibiarkan merembes melewati media. selama proses perembesan, bahan organik akan didegradai oleh bakteri aerob
b. metode activated sludge
dalam metode ini, limbah cair disalurkan ke sebuah tangki dan didalamnya limbah dicampur dengan lumpur yang kaya akan bakteri aerob
selama proses degradasi dibantu dengan pemberian gelembung udara untuk aeasi(pemberian oksigen) limbah disalurkan ke tangki pengedapan sementara lumpur disalurkankembali ketangki aerasi, setelah melalu proses ini limbah dapat dibungan ke lingkungan .
c. metode traetment ponds/lagoons
merupakan metode yang murah namun prosesnya berlangsung relatif lambat


3. pengolahan tersier ( tertiary treatment)
pengolahan tersier (tertiary treatment)
pengolahan tersier dilakukan jika setelah pengolahan primer dan sekunder masih terdapat zat yang dapat membahayakan lingkungan dan makhluk hidup. pengolahan tersier bersifat khusus pengolahan ini juga disebut dengan pengolahan lanjutan.
zat yang tidak dapat dihilangkan sepenuhnya melalui proses seperti nitrat, fosfat dan garam-garaman.


4.desinfeksi (desinfection)
bertujuan untuk membunuh atau mengurangi mikroorganisme patogen (penyebab penyakit)
beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menentukan senyawa untuk membunuh mikroorganisme
a.daya racun zat
b.waktu kontak yang diperlukan
c.efektivitas zat
e.kadar dosis yang digunakan
f.tahan terhadap air
g.biayanya murah


5.pengolahan lumpur (sludge treatment)
setiap tahap pengolahan limbah cair akan menghasilkan endapan polutan berupa lumpur, endapan lumpur hasil pengolahan limbah akan diolah dengan cara diurai secara anaerob (anaerob digestion) kemudian disalurkan ke beberapa alternatif, yaitu dibuang kelaut atau ke lahan pembuangan (landfill) dijadikan pupuk kompos atau dibakar (incinerated).

artikel lomba blog

MEMAHAMI POLUSI DAN DAMPAKNYA

Polusi atau pencemaran lingkungan adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat energi, dan atau komponen lain ke dalam sebuah lingkungan sehingga kualitas lingkungan turun sehingga menyebabkan lingkungan menjadi kurang baik atau tidak dapat berfungsi lagi sesuai dengan peruntukkannya.
Undang-undang yang mengatur lingkungan hidup adalah (undang -undang pokok pengelolaan lingkungan hidup nomor 4 tahun 1982)
       Macam-macam pencemaran, yaitu pencemaran tanah,air,udara,dan suara. pencemaran sangat berpengaruh terhadap manusia, tata kehidupan, pertumbuhan flora dan fauna. gejala pencemaran dapat terlihat dalam jangka waktu singkat maupun panjang.

Disini kita akan membahas dampak dari polusi itu sendiri, karena polusi menimbulkan dampak yang luas bagi kesehatan manusia da lingkungan. berikut ini penjelasannya
1. Dampak Polusi Udara
    a.Dampak polusi udara terhadap kesehatan
       dampak dari polusi udara adalah pernafasan dan penglihatan.misalnya gas karbon monoksida (CO), di daerah perkotaan dengan lalu lintas yang sangat padat bereaksi dengan hemogoblin pada sel darah merah sehingga menghalangi pengangkutan oksigen yang dibutuhkan tubuh. efek yang ditimbulkan dari ini seperti pusing,sakit kepala,rasa mual, ketidaksadaran(pingsan),kerusakan otak bahkan dapat menyebabkan kematian.selain itu ada juga beberapa zat yang dapat menyebabkan iritasi mata dan radang saluran pernafasan seperti zat sulfur oksida, nitrogen oksida gas sulfur oksida dll.
seorang yang menghirup gas tersebut dalam waku yang cukup lama dapat terkena penyakit ganguan pernafasan yang kronis, seperti bronkitis, emfisema dan asma.
    b. Dampak polusi udara pada harta benda dan ekosistem
dampak utama dari ini disebabkan oleh adanya hujan asam. hujan asam terjadi jika di udara terdapat bahan pencemar berupa gas SO2 dan gas NOx. gas SO2 umumnya berasal dari baan bakar yang mengandung sulfur, yang beraksi dengan uap air atau tetesan air yang membentuk H2SO4 yang merupakan komponen utama dari hujan asam
Dampak dari hujan asam di antaranya sebagai berikut.
1.terjadinya perubahan pH pada badan tanah sehingga terjadi perubahan keseimbangan dalam ekosistem. dan hujan asam didefinisikan sebagai hujan dengan pH dibawah 5,6
2.menurunkan kualitas air permukaan bagi biota yang hidup didalamnya
3.merusak tanaman
4.menyebabkan penyakit pernafasan maupun kulit
5.bersifat korosif sehingga merusak berbagai logam seperti mobil, pagar dan monumen dan patung atau komponen bangunan.
    c.Dampak polusi udara terhadap iklim
peubahan iklim global berupa kenaikan temperatur di bumi terjadi karena penigkatan gas-gas rumah kaca. yang mengakibatkan kerusakan pada lapisan ozon atau pada zona stratosphere.

2. Dampak polusi air
    air limbah yang tidak dikelola secara baik dapat menimbulkan dampak buruk bagi makhluk hidup dan lingkungan. beberapa dampak dari polusi air
A. pencemaran secara fisik misalnya oleh limbah panas buangan pabrik yang dapat menyebabkan peningkatan temperatur air. karena suhu air terlalu tinggi matinya ikan dan hewan air lainnya.
B. pencemaran secara kimia, misalnya oleh logam berat air raksa(merkuri). air raksa masuk ke perairan dan dikonsumsi dapat menggangu kesehatan manusia karna dapa merusak enzim dan kerusakan sel
C. peningkatan temperatur air dan banyaknya kadar sisa pupuk menyebabkan eutrofikasi, ini berarti peningkatan pertumbuhan alga, alga akan bersaing dengan hewan dan tumbuhan air dalam menggunakan cadangan oksigen dalam air sehingga menyebabkan matinya hewan dan tumbuhan air tersebut.

3. Dampak polusi tanah
    kekurangan unsur-unsur hara mikro yang terkandung dalam makanan mempunyai dampak bagi manusia
ketika sumber makanan tumbuh di tanah yang tercemar, terkontaminasi terjadi melalui makanan.

Minggu, 11 Maret 2012

Tugas saya disekolah adalah membuat sebuah blog dan ini salah satu blog saya.
http://multimedia-taufanaryatanubrata.blogspot.com/
http://taufanara.blogspot.com/

GALERI







PROFIL

Teman-teman dan sahabat blogger semua, perkenalkan nama saya Taufan Arya Tanubrata. Temen-temen biasa memanggilku Taufan. Saya lahir di Pulau Sumatra tepatnya di Kota Padang tepat tanggal 10 mei 1996. Sekolah dasar yang lalui di SDN Alang Lawas 08, Padang, sedangkan SMP saya hijrah dengan keluarga ke Semarang tepatnya di SMP N 15 Semarang, dan alhamdulillah mulai tahun ajaran ini saya berhasil masuk Jurusan Multimedia SMK Negeri 8 Semarang sesuai dengan cita-citaku. 
Semenjak saya menempuh ilmu di Multimedia SMK Negeri 8 Semarang sangat tertarik untuk membuat blog yang bagus dan dinikmati oleh banyak orang. Blog ini berawal dari tugas pertama saya dari guru untuk bisa mengikuti pelajaran beliau. Ternyata benar kata guru saya, ngeblog itu mengasyikkan

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger